Demfarm jagung di kecamatan Pucuk

Pasmedia Online , Lamongan – Upaya pengembangan pertanian Jagung secara masif di Kabupaten Lamongan diharapkan mampu meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP). Sebab NTP merupakan indikator daya beli  petani, yang juga sebagai ukuran kesejahteraan petani.

 

Maka, Bupati Fadeli berkomitmen untuk mewujudkan kenaikan NTP tersebut, pengembangan pertanian jagung secara modern akan terus dilakukan.

 

“Pertanian jagung modern di Lamongan akan terus kami kembangkan untuk meningkatkan nilai tukar atau pendapatan petani. Pengembangan pertanain jagung modern ini sudah terbukti sukses menaikkan produktivitas, “ ujar Bupati Fadeli.

 

Dia menyebutkan di 2017 ini demfarm jagung modern dikembangkan menjadi kawasan seluas 12 ribu hektar di 12 kecamatan. Diantaranya di Kecamatan Solokuro, Paciran, Brondong, Laren, Kedungpring, Sugio, Modo, Mantup, Sambeng, Ngimbang, Sukorame dan Bluluk.

 

Komitmen Bupati Fadeli untuk meningkatkan kesejahteraan ini petani tersebut diwujudkannya dengan menjadikan NTP sebagai indikator kinerja yang harus dicapai. Sehingga setiap kebijakan dalam bidang pertanian, harus bisa menjadi pengungkit naiknya NTP.

 

Selain memberikan pendampingan pertanian modern bagi petani di kawasan percontohan, Pemkab Lamongan juga memberikan sejumlah bantuan. Termasuk diantaranya benih jagung unggul dan sarana serta prasarana pertanian seperti traktor.

 

Bupati Fadeli sengaja fokus pada peningkatan produktivitas, bukan pada perluasan lahan. Karena dengan demikian, petani pemilik lahan bisa secara langsung menikmati hasilnya.

 

Seperti saat ini, dengan naiknya produktivitas jagung hingga 4 ton perhektar. Kenaikan tersebut menjadikan petani dengan luasan lahan yang sama, saat ini memiliki peningkatan kesejahteraan setara 4 ton perhektar, dibanding 2 tahun lalu.

 

Tahun 2016 produksi jagung di Lamongan mencapai 372 ribu ton. Diharapkan dengan pertanian jagung modern, produksi jagung di Lamongan menembus angka 500 ribu ton lebih.

 

Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani yang dapat dilihat dari naiknya NTP.  Juga sebagai upaya untuk menjadikan indeks gini di Lamongan yg saat ini di angka 0,3, menjadi di kisaran 0,25 – 0,27. (fd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here