Lamongan, Pasmedia – Kenaikan Belanja Daerah Kabupaten Lamongan sebesar Rp 187 Miliar dalan PABD tahun 2017, ternyata digunakan untuk beberapa jenis kegiatan pembangunan yang menjadi prioritas Pemkab Lamongan.

Itu, disampaikan oleh Bupati Lamongan, H. Fadeli saat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUPA-PAPBD) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PPAS-PAPBD) Tahun Anggaran 2017, bersama DPRDKabupaten Lamongan. Senin (31/7)

Menurut Fadeli,  itu digunakan untuk prioritas pembangunan yang dititik beratkan pada penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Serta peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi potensi daerah dan ekonomi kerakyatan.

Selain itu, pos belanja anggaran juga digunakan untuk Bantuan Operasional Sekolah dan Madrasah Diniyah, serta bantuan kepada kelompok tani. Kemudian pelayanan kesehatan, pembangunan jalan, dan jaringan irigasi.

Semuanya itu,  merupakan pembangunan yang sudah menjadi prioritas pemerintah kabupaten Lamongan, agar masyarkat Lamongan, sejahtera dan berdaya saing.

Perlu diketahui, dalam rapat paripurna KUPA PAPBD dan KUA PPAS,  Belanja Daerah juga direncanakan naik sebesar Rp 187.174.777.694,23. Yakni dari sebelumnya Rp 2.615.989.373.885,77 menjadi Rp 2.803.164.151.580.

Sedangkan, Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp 2.741.351.796.099,71, atau naik Rp 129.970.696.903,71 dari pendapatan sebelumnya yang sebesar Rp 2.611.381.099.169. (sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here