Lamongan – Secara keseluruhan, di Kabupaten Lamongan pada tahun 2017 terdapat sebanyak 798.0193 obyek pajak. Itu t erdiri dari 257.534 obyek bangunan dan sisanya berupa tanah.Dari jumlah tersebut memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamongan sebesar  Rp 30.398.658.657, dari target PBB sebesar Rp. 34.655.843.660, atau hanya terealisasi 87,72 persen.

Sedangkan dari hasil survey terakhir yang dilakukan oleh Bapenda Kabupaten Lamongan, pada tahun2017, obyek pajak mengalami kenaikan menjadi 799.976 obyak pajak. Terdiri dari  261.967 obyek berupa bangunan, serta sisanya tanah.

Sehingga atas kenaikan obyek pajak tersebut, PBB juga  ditarget  naik untuk memberikan tambahan PAD sebesar 42 milyar. Sampai dengan 31 Maret ini, jumlah pajak yang sudah terealisasi sebesar Rp 4.121.058.775 atau 9,81 persen.

Namun, karena ketidak akuratan pendataan obyek pajak, kenaikan PBB memunculkan gejolak di masyarakat. Sehingga dalam waktu dekat pihak ba[enda akan melakukan verifikasi ulang pendataan obyek pajak.

Selain itu, untuk menampung keluhan masyarakat, Bapenda secara proaktif membuka pintu lebar-lebar pembetulan data. Hal tersebut bisa dilakukan pada UPT Bapenda atau dikolektif oleh kepala desa.

Sementara, pelaksanaan Verifikasi faktuan pendataan obyek pajak bakal dilakukan hingga tanggal 31 Juli 2018. (*diolah dari siaran pers humas pemkab Lamongan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here