Bupati Fadeli  dan ketua Satgas Kekeringan, yuhronur efendi melihat kesiapan Satgas

Lamongan, Pasmedia Online

Untuk mengantisipasi adanya kekeringan dan kebakaran dampak dari musim kemarau. Pemkab Lamongan mulai mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Bencana Kekeringan dan Kebakaran. Tim itu diisi sekitar 200 personil terdiri dari petugas Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD), Polres, Kodim, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya.

“ Dalam menjalankan tugas, Satgas ini dilengkapi 8 kendaraaan pemadam kebakaran, 13 unit mobil tangkai air bersih, 20 unit sepeda motor jenis trail dan 6 ambulance,” kata Ketua Satgas, Yuhronur Efendi, yang juga menjabat Sekkab. Lamongan, sabtu (23/9)

Yuhronur Efendi menegaskan sudah membuka call center yang aktif selama 24 jam di nomor 317730. “Pengaktifan selama 24 jam non stop ini mendesak dilakukan untuk memberikan jaminan kecepatan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, “ kata dia.

Meski sudah menjalankan tugas dengan pelayanan pengiriman air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Lamongan sejak awal September. Namun, Satgas tersebut baru diaktifkan oleh Bupati Lamongan, saat  Apel kesiapsiagaan dan peluncuran satgas ini dipimpin langsung Bupati Fadeli di halaman Pendopo Lokatantra, Sabtu (23/9).

“Apel pagi ini menunjukkan kesiapsiagaan Pemkab Lamongan dalam menanggulangi bencana. Bukan hanya kekeringan maupun potensi kebakaran, namun juga banjir dan bencana alam lainnya, “ ujar Fadeli.

Saat ini, ungkap Fadeli, ini ada 10 desa di 3 kecamatan yang sudah mengalami kekurangan air bersih, yang sudah dikirim bantuan air bersih.

 

“Semoga ikhtiar kita di pagi ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus membangun semangat kita untuk berjuang demi kemanusiaan, “ pesan Fadeli,

Dari sumber data BPBD Lamongan, 10 desa yang sudah mengalami kekurangan air bersih adalah Desa Bedingin, Bakalrejo, Pangkatrejo, Daliwangun, Kedungbanjar, Deketeagung dan Sidorejo di Kecamatan Sugio. Kemudian Desa Soko di Kecamatan Tikung serta Desa Pajangan dan Madulegi di Kecamatan Pucuk. (fad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here