Lamongan, Pasmedia
Kehadiran empat kendaraan tempur milik TNI di Alun-alun Lamongan usai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, Kamis (17/8) menjadi sasaran tempat berfoto masyarakat.
Tank Anoa dan dua kendaraan Pertempuran Jarak Dekat (PJD), iru jadi ajang foto secara bergantian. Bahkan, Bupati Lamongan, H Fadeli serta jajaran Forkopimda, tak luput dari ajakan warga ikut ‘ber selfy ria’
Nama Anoa sendiri diambil dari hewan Anoa. Yaitu hewan sejenis kerbau yang merupakan hewan asli Sulawesi. Kendaraan ini dipergunakan untuk mengangkut personel yang dikenal dengan nama panser, atau pengangkut personel lapis baja.
Usai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, masyarakat umum yang menyaksikan dari awal prosesi upacara, berebut foto dan menaiki kendaraan tersebut.
TNI AD juga bersedia menjadi juru foto dadakan dan sopir bagi mereka berkeliling Alun-Alun bak seorang prajurit di area perang. Termasuk para pelakon drama kolosal “Perlawanan Santri Mbah Niti Lasiman” yang sebelumnya pentas di akhir prosesi upacara. (fd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here