Lamongan – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lamongan Makhdumah Fadeli mngejak pembatik Lamongan untuk rajin mengikuti pameran. Dai berharap mereka tidak merisaukan soal biaya, karena akan dibantu.

Hal tersebut disampaikan oleh Mahdumah Fadeli dalam Seminar Batik Lamongan Tahun 2018 yang mengambil tema strategi promosi dan pemasaran batik Lamongan agar mampu berdaya saing di Pendopo Lokatantra, Kamis (19/4).

Dia mengungkapkan seminar dan lomba batik tersebut sudah memasuki tahun ke-6 dilaksanakan di Kabupaten Lamongan.

“Ini merupakan kerjasama antara Disperindag dengan Dekranasda sebagai upaya kami untuk meningkatkan dan mengembangkan Batik Lamongan. Sehingga Batik Lamongan agar dikenal luas oleh masyarakat baik di dalam maupun di luar Lamongan, “ ungkap Makhdumah Fadeli.

Mahdumah Fadeli mengingatkan kepada para pengrajin agar tidak bosan-bosan mengikuti lomba dan Seminar Batik Lamongan. Karena kompetisis semacam itu bisa menjadi pelecut motivasi bagi pengrajin untuk terus meningkatkan kualitas batiknya.

“Pembatik Saya harapkan juga agar rajin ikut pameran, sehingga bisa memperluas wawasan dan menambah rekanan. Jangan memikirkan soal biaya, nanti bisa Saya bantu, “ ujarnya.

Sementara Menurut Kepala Disperindag Moh. Zamroni, seminar ini sebelumnya telah didahului dengan lomba desain batik tingkat pelajar STLP, SLTA dan Umum.

“Untuk tingkat pelajar SLTP dan SLTA diikuti oleh 300 peserta sedangkan untuk tingkat umum diikuti oleh kurang lebih 200 peserta, “ ungkap Moh. Zamroni.

Pada tingkat SLTP juara I oleh Syalsabilla Aulia dari SMPN 1 Lamongan, juara II oleh Anin Maulina S dari SMPN 2 Sukodadi, dan juara II oleh Devita S.R dari SMPN 2 Lamongan.

Pada tingkat SLTA juara I oleh Putri Rahmah H dari SMAN 2 Lamongan, juara II oleh M.Haris Yulianto dari SMAN 1 Paciran dan juara III oleh SMALB Maarif Lamongan.

Untuk tingkat umum Juara I oleh Tsaslis dari Sendang Agung, juara II oleh Supriyatin dari Sendang Duwur dan juara III oleh Feni Ristiana dari Sendang Agung.

Narasumber yang dihadirkan dalam seminar tersebut yakni Ketua Komunitas Batik Se-Jawa Timur Lintu Tulisyantoro dan owner Batik Chic Novita Yunus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here