Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, memberikan bantuan kepada warga Sekidang, Inilah

Lamongan,

Pelaksanaan TNI Manungga Membangun Desa (TMMD) di Desa Sekidang, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan, mendapatat kunjungan dari Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko. Selasa (18/7).

Kedatangan orang nomor satu di jajaran TNI Jawa Timur ini untuk memantau kegiatan yang dilakukan oleh prajurit TNI dalam pelaksanaan program TMMD. Selain itu, dia juga menyampaikan pentingnya menjalin kerjasama antara TNI, Polri dan Pemerintah dalam menanggulangi gerakan radikalisme di masyarakat.

Menurutnya, kegiatan TMMD merupakan upaya pendekatan TNI kepada masyarakat. Ini disebutnya menjadi kunci untuk mencegah berkembangnya rakilisme di masyarakat

Selain itu,  peran serta masyarakat sangat penting untuk diberdayakan  dalam mewujudkan kedamaian, keamanan dan kesejahteraan.

Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko berkeyakinan, jika 3 pilar, TNI, Polri dan pemerintah secara efektif berdayakan masyarakat untuk jaga lingkungan sendiri, radikalisme bisa ditekan. Karena menurutnya, jumlah personil TNI/Polri tentu tidak bisa mengcover seluruh jumlah penduduk.

“Masyarakatlah yang paling mengenal lingkungannya. Kebiasaan lama seperti melaporkan tamu di lingkungannya perlu di supervisi agar bisa berjalan lagi. Dengan supervisi itu, kondisi bisa aman, damai dan sejahtera,” ujar Pangdam.

Hal itu pula yang melandasi aturan bagi satgas dalam TMMD kali ini untuk tinggal di rumah-rumah penduduk. Tidak lagi terkesan eksklusif dengan tinggal di tenda-tenda tersendiri.

“ Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perhatian dan bagan tanggung jawab sosial TNI terhadap kondisi masyarakat,” ujarnya.

TMMD di Lamongan tahun ini diikuti sebanyak 150 personil TNI dengan anggaran sebesar Rp 1,6 miliar. Desa Sekidang di Kecamatan Sambeng dipilih sebagai lokasi karena merupakan salah satu desa terpencil paling ujung dengan terbatasnya akses jalan dan fasilitas umum lainnya.

Anggaran sebesar itu dikucurkan pemerintah Kabupaten Lamongan, untuk menunjang kegiatan TMMD. Semuanya dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana untuk masyarakat di Desa Sekidang.

Selama TMMD, personil TNI bersama masyarakat akan membangun diantaranya pembuatan jalan rabat beton Desa Sekidang dengan ukuran panjang 740 meter dengan lebar 2 meter dan tebal 0,15 meter. Kemudian  berupa normalisasi Jalan Dusun Karangaji Pataan, dan pembuatan jalan rabat beton Desa Sekidang.

Juga termasuk normalisasi Jalan Dusun Karangaji, plesterisasi rumah 50 unit, rehab masjid dan musholla masing-masing 2 unit. Kemudian perbaikan sarana air bersih, rehab poskamling, rehab lapangan volly, rehab RLTH 7 unit, dan jambanisasi Desa Sekidang sebanyak 20 unit.

“ Semuanya harus bekerjasama. Sehingga kegiatan TMMD ini nantinya dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran, agar sesuai harapan masyarakat. Nantinya hsil yang dicapai benar-benar bermanfaat” pungkasnya.

Selama kunjungan itu, Pangdan V Brawijaya, didampingi dari rombongan  pejabat daerah Lamongan, beserta semua perwira TNI dari Kodim 0812. (sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here