Sunah kenakan rompi tahanan usai jalani penyidikan
Lamongan, Pasmedia online
Setelah Dua kali mangkir memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Lamongan sebagai tersangka, Sunah mantan Kabid PEP Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, akhirnya ditahan Kejari.

Penahanan itu dilakukan setelah penyidik memeriksa tersangka yang kini menjabat Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jatim, Cabang Lamongan selama hampir 5 jam, pada panggilan Ketiga. Selasa (29/8)

” Pertimbangannya subyektif. Karena jika tidak ditahan, khawatir akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti,” terang Kasi Intelejen Kejari Lamongan, IT Budiyanto.

Hal itu menurut penyidik, sudah sesuai dengan KUHAP. Apalagi, dalam dua pemanggilan sebelumnya, penyidik menilai tersangka tidak kooperatif.
” Sudah sesuai pasal 21 KUHAP,” tegasnya.

Usai menjalani pemeriksaan, Sunah yang datang mengenakan baju batik, keluar dengan memakai rompi tahanan Kejaksaan. Tanpa menjawab pertanyaan wartawan, Sunah masuk ke mobil kejaksaan dan langsung dibawa menuju Lapas Lamongan untuk ditahan.

Sunah dijerat dengan pasal 11 UU nomor 20 tahun 2001, tentang pemberantasan Tipikor. Ia diduga melakukan krupsi dana BOS tahun 2012-2016, dengan kerugian negara mencapai Rp 240 juta. (Fd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here