Saim (tengah) menerima surat pernyataan permintaan maaf yang diserahakan MD di kantor DPC PDI P Lamongan

Lamongan, Pasmeedia Online

Ujaran kebencian kini sering kali bermunculan di  layanan jejaring sosial. Padahal, pelaku ujaran kebencian bisa dipidanakan oleh pihak yang dirugikan. Namun, apa yang dilakukan oleh pengurus DPC. PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan, sungguh mulia.

Melalui sekretaris DPC PDI P Lamongan, Saim, pelaku ujaran kebencian yang menghina partai yang di pimpin Megawati Sukarno Putri, dengan menyebut sebagai sarang komunis, malah dimaafkan.

Itu dikarenakan,  MD (48), salah satu oknum guru swasta asal Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, yang menghina PDI P.  Melalui grup WA, dengan menyebarkan tulisan yang menyebut  PDI P  sebagai sarang komunis. Sudah datang dan menemui pengurus di kantor DPC PDP P Lamongan, di jalan Kusuma Bangsa, Lamongan dan meminta maaf atas perbuatannya.

“ Memang kita panggil karena dia (MD) melakukan penghinaan kalau PDI P adalah sarang para komunis atau PKI,” ujar Saim, Kamis (21/9)

Namun, karena beberapa pertimbangan, MD yang sudah mengakui tindakannya itu tidak dilaporkan ke Polisi.

“ Pelaku sudah meminta maaf kepada seluruh kader PDIP di Kabupaten Lamongan dan Seluruh Indonesia. Dan berjanji tidak mengulangi lagi, serta akan membuat tulisan permintaan maaf yang akan di kirim di beberapa grup WA,” jelas Saim.

Selain itu, faktor kemanusiaan juga menjadi pertimangan tersendiri. Sehingga proses hukum tidak ditempuh.

“ Istrinya sakit kanker stadium Empat. Maka, kembali kepada persoalan kemanusiaan dan kita maafkan,’ tambahnya.

Menanggapi tuduhan pelaku, Saim yang juga menjabat wakil ketua DPRD Lamongan, menegaskan jika PDI P senantiasa akan menjaga dan membentengi NKRI dan bukanlah sarang komunis.

“ PDIP adalah Partai berideologi Pancasila, dan Komunis itu menjadi musuh Pancasila,” tegasnya. (fad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here