Macet Lamongan
Macet Lamongan

LAMONGAN (Pas Media) – Upaya mengatasi kemacetan karena adanya 2 titik perlintasan kereta api di kota  Lamongan dengan rencana pembangunan proyek Jalur Lingkar Utara (JLU) mulai mendapat atensi dari  pemerintah pusat.

Pemkab Lamongan juga sudah mengajukan anggaran ke pemerintah pusat. Bahkan, anggaran 40 miliar sudah disiapkan pemerintah pusat tahun ini dan sudah di bahas dalam Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (P-APBN tahun) 2016 untuk rencana pembebasan lahan ring road/JLU yang masih tersisa.

’’Anggaran untuk JLU yang diajukan Pemkab Lamongan sudah masuk dalam pembahasan APBN-P,’’ kata M Hilmi, Kabid Fisik dan Prasarana Bappeda Lamongan.

Untuk lokasi pembangunan ring road nantinya, lahan yang di butuhkan seluas 29,5 hektar. Sedangkan dari kebutuhan lahan tersebut yang belum di bebaskan masih mencapai 5,7 ha dan di targetkan bisa tuntas pada tahun 2017, tambahnya.

Sebelumnya, Pemerintah pusat juga sudah mengucurkan anggaran dari APBN sebesar 10 miliar pada tahun 2015, dan sudah digunakan untuk pembebasan lahan JLU seluas 4 Ha.

Pembangunan JLU sendiri direncanakan di bangun mulai dari Desa Rejosari, Kecamatan Deket melingkar hingga Desa Plosowahyu, melewati wilayah Lamongan kota.

Sedangkan, pelaksanaan pembangunan proyek JLU sendiri direncanakan akan di mulai pada tahun 2017. Sementara, perkiraan biaya sarana dan prasarana JLU sendiri sekitar  Rp 400 milar. (Izus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here