Kantong darah PMI
Kantong darah PMI

LAMONGAN (PASMEDIA) – Sejak menggunakan Sistem Informasi Manajemen Unit Donor Darah (Simudda). UDD PMI Lamongan mampu meningkatkan jumlah pendonor darah hingga dua kali lipat.

Simudda sendiri diterapkan Unit Donor Darah (UDD) PMI Lamongan sejak 2014. Sehingga database pendonor bisa terdeteksi. Selama dua tahun, jumlah pendonor tercatat 9.203, padahal di tahun 2014 hanya 4.567 orang, Sehingga mengalami kenaikan sebanyak 4.636 orang pendonor.

“Sejak ada Simudda, database pendonor bisa terinventaris dengan baik. Selain itu, sistem ini sangat membantu agar pendonor kembali mendonorkan darahnya. Karena Simudda secara otomatis akan mengirim layanan pesan pendek ke telepon genggam pendonor, yang mengingatkan jika sudah waktunya untuk mendonorkan lagi, yakni setiap 75 hari, “ urai Kepala UDD PMI Lamongan Yuliarto Dwi M melalui Kabag Humas dan Infokom Sugeng Widodo.

Bukan hanya itu, lanjut dia, UDD PMI Lamongan kini bisa secara real time menyajikan informasi ketersediaan stok darah kepada masyarakat.

“Jejaring UDD secara nasional juga sudah terkoneksi dengan Simudda. Sehingga kami bisa segera memenuhi stok darah dari UDD lain yang memiliki stok darah lebih, “ katanya menjelaskan.

Perolehan donor darah di UDD PMI cabang Lamongan rata-rata 800 hingga1.000 kantong perbulan, dengan kebutuhan  kurang lebih 1.400 kantong perbulan. Selama ini PMI Lamongan bekerjasama dengan Kantor PMI cabang tetangga seperti Surabaya untuk memenuhi kekurangan stok darah.

Sementara jumlah stok darah yang ada di PMI Lamongan saat ini, untuk Golongan A ada 75 kantong, Golongan B 28 sebanyak kantong, Golongan O sebanyak 160 kantong dan Golongan AB ada sebanyak 2 kantong. (Izus/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here