Petugas mengamankan permen dari pedagang jajanan .

Lamongan, Pasmedia online

Beredarnya kabar adanya permen mengandung obat berbahaya jenis PCC yang di jajakan di Sekolah dan mengancam anak-anak, sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu, Bakesbangpol Kabupaten Lamongan di dampingi petugas Kepolisian langsung melakukan razia pedagang jajanan di sejumlah lokasi.

Hasilnya, petugas mendapati Ribuan butir permen diduga mengandung narkoba dan bahan berbahaya dijyal beberapa pedagang.

Ribuan permen bermerek Kembang Gula dan Permen Susu, salah satunya diamankan petugas di pedagang sekitar TK Bhayangkara. Permen yang perlembarnya berisi 40 butir itu juga di amankan dari penjual di Pasar Sukodadi.

Menurut pendagang, permen sudah lama diperjual belikan kepada pedagang keliling di sekolah-sekolah. Mereka mendapatkannya dari salah satu toko Surabaya dan dijual per pack sehargaRp 12.500.

“ Kita beli dari toko Sinar Harapan di Surabaya, nomor kontak atau teleponnya juga ada,” ujar SM, pemilik toko yang menjual permen yang diduga mengandung bahan berbahaya.

Mereka mengaku tidak mengetahui jenis dan kandungan yang ada di dalam permen tersebut. Sebab, selama ini pedagang hanya membeli jenis jajanan anak yang banyak digemari anak agar cepat terjual.

Sementara, Kepala Bakesbangpol Lamongan, Sudjito, menyatakan, untuk membuktikan adanya informasi permen yang diduga mengandung PCC, pihaknya akan mengamankan jajanan tersebut, dan akan membawanya ke Polda Jatim.

“ Agar masyrakat tidak resah dengan kabar yang beredar. Barangnya kami amankan dan akan dikirim ke Polda Jatim untuk diuji di Labfor,” terang Sudjito.Sabtu (23/9)

Meski belum diketahui hasilnya, ia tetap menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati mengawasi buah hatinya. Terutama dalam memilih makanan maupun minuman yang dijual oleh pedagang. (fad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here