press rileas Polres Kediri atas penangkapan pelaku pengeroyokan (bud)
Kapolres Kediri Kota, AKBP Wibowo, Saat Press Release Penangkapan 5 tersangka pelaku pengroyokan. (Foto:arya)

KEDIRI (PASMEDIA) – Satuan Reskrim Polres Kediri Kota, berhasil menangkap 5 pelaku pengeroyokan yang terjadi di Desa Bobang, Kecamatan Semen, Kediri, beberapa waktu lalu, hingga menyebabkan korban 1 orang meninggal dunia.

Kelima pelaku, yakni, Budiono (24), Ahsan Riyadi (23), Andik Wintoro (25), Feri Efendi (28), dan Miftakhul Huda (26), kesemuanya warga Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Wibowo, mengatakan, setelah kejadian pengeroyokan, tiga pelaku yakni, Miftakhul Huda, Andik Wintoro dan Budiono, memilih kabur ke Balikpapan, Kalimantan timur, dan berhasil ditangkap petugas kepolisian.

Sedangkan Ahsan Riyadi, yang sudah ditangkap sebelumnya, diringkus saat mencoba bersembunyi di rumah kerabatnya yang ada di wilayah Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri. Adapun Feri Efendi, memilih menyerahkan diri ke Polres Kediri Kota.

AKBP Wibowo, mengatakan, kelima pelaku pengeroyokan menganiaya korban Susheri, warga Desa Bobang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, hingga meninggal dunia.

“Pemicunya, salah satu dari lima pelaku dan korban saling bersenggolan saat melihat pertunjukan jaranan di Desa Puhsarang Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, beberapa waktu yang lalu,” kata AKBP Wibowo, saat jumpa pers bersama awak media. Kamis (20/10).

Kapolres Kediri Kota, juga menambahkan, dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti, sebuah bambu sepanjang 1 meter yang digunakan para pelaku untuk memukul korban.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, kelima pelaku pengroyokan yang kini masih menjalani pemeriksaan pihak kepolisian akan dijerat dengan pasal 170 KUHP, ancaman pidana maksimal kurungan 12 tahun penjara. (ary/war).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here