Aksi warga Brondong, Lamongan menolak keberadaan pabrik limbah B3LAMONGAN (PASMEDIA) – Ratusan warga dari aliansi masyarakat pantura Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi unjukrasa menolak keberadaan pabrik pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di Desa Tlogoretno dan Desa Brengkok yang termasuk kawasan lahan pertanian produktif.

Para warga dari 4 desa yakni Desa Sendangharjo, Desa Lembor, Desa Brengkok dan Desa Tlogoretno, Kecamatan Brondong, Lamongan, Rabu (11/01) siang, mendatangi kantor DPRD Lamongan untuk menyampaikan aspirasinya.

Ahmad Afnan Abbas selaku Koordinator aksi Aliansi Warga Pantura meminta agar keberadaan pabrik pengolahan limbah B3 yang ada di kawasan Tlogo Retno dan Desa Brengkok tersebut untuk dihentikan dan dicabut ijin operasinya.

Abbas mengatakan dengan adanya pabrik pengolahan limbah b3, para petani juga merasa terancam mata pencahariannya sebagai petani yang selama ini dapat menopang kehidupannya sekaligus meyokong kebutuhan hasil tani di kabupaten lamongan.

“Luas area pabrik limbah sekitar 30 hektar, padahal lahan di daerah berdirinya pabrik itu kan lahan pertanian yang produktif bagi warga sekitar. Kalau sudah seperti ini, bagaimana nasib petani jika lahannya berkurang.” Terangnya.

Dia menjelaskan masuknya industri di kawasan pantura Lamongan dengan mengalih fungsikan lahan pertanian menjadi kawasan industri juga masih belum tentu dapat dirasakan manfaatnya secara maksimal oleh warga.

“Daerah kami bukan lahan marginal yang tidak subur untuk pertanian. Tapi lahan di daerah pantura juga sebagai penopang kebutuhan hasil pertanian di Lamongan,” Jelasnya.

Aksi unjukrasa ratusan warga menolak keberadaan pabrik limbah b3 daan juga masuknya industri lainnya berjalan aman dengan pengamanan yang ketat pihak aparat kepolisian dan satpol pp.

Sementara, para peserta aksi unjukrasa membubarkan diri, setelah ditemui oleh perwakilan anggota DPRD Lamongan yang berjanji akan memanggil pihak perusahaan.

“Aspirasi warga tetap kita akan tampung, kami dalam waktu dekat akan memanggil pihak perusahaan dan perwakilan warga untuk duduk bersama, bila perlu dari pihak instansi terkait lainnya juga kita hadirkan nanti.” Kata Na`im, Anggota DPRD Lamongan dari Fraksi PPP sekaligus Sekretaris Komisi A DPRD Lamongan usai menemui perwakilan warga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here