Mantenan hewan kurban diarak warga menuju tempat penyembelihan hewan kurban
Mantenan hewan kurban diarak warga menuju tempat penyembelihan hewan kurban

PASURUAN (PASMEDIA) – Kegiatan ‘Mantenan’ dengan merias calon hewan kurban sebelum diserahkan kepada panitia penyembelihan kurban yang sudah menjadi tradisi bagi warga desa Sebalong Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan berlangsung meriah. Senin (12/09)

Tak kurang, sebanyak 3 ekor Sapi dan 8 ekor Kambing yang akan di dipotong sebagai hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha kali ini, oleh warga diperlakukan layaknya seolah pengantin.

Menurut keterangan Aziz, Hewan-hewan tersebut terlebih dahulu dimandikan, selanjutnya dihias dengan untaian bunga kemudian diberi kain seperti surban di lehernya.
“Kita hias dulu baru diserahkan ke Masjid,” ujar Aziz pemilik Sapi yang akan di pakai kurban.

Setelah proses menghias hewan kurban selesai. Selanjutnya hewan kurban yang sudah jadi ‘manten’ tersebut akan dijemput oleh panitia ke masing-masing rumah warga yang berkurban dengan iring-iringan Drumband, terangnya.

Kemeriahan acara penyerahan hewan kurban milik warga kepada panitia, semakin terasa manakala hewan yang jadi ‘Mantenan’ tersebut di arak dengan iring-iringan Drumband dijemput satu persatu oleh panitia dari rumah warga.

Pasalnya, iring-iringan tersebut bukan hanya diikuti keluarga dari warga yang berkurban saja. Namun hampir seluruh warga desa terutama ibu-ibu ikut mengarak mengantar menuju masjid, mengikuti Mantenan dan berjalan dibelakang ‘mantenan’ hewan kurban, sambil membawa bumbu dapur untuk memasak sebagian daging kurban.

Ibu-ibu dari warga sekitar ikut melakukan iring-iringan mantenan sambil membawa bumbu dapur dan beberapa makanan
Ibu-ibu dari warga sekitar ikut melakukan iring-iringan mantenan sambil membawa bumbu dapur dan beberapa makanan

Tujuan kegiatan mantenan hewan kurban tersebut, dilakukan oleh warga dan panitia kurban di desa setempat, hanya untuk memeriahkan dalam menyambut Idul Adha.
” Ini sudah berjalan bertahun-tahun, untuk memeriahkan hari raya kurban, semoga kegiatan ini tidak menyimpang dari agama,” kata Ilyas, tokoh agama setempat.

Iring-iringan drumband dan warga baru berhenti ketika hewan sudah sampai di lokasi penyembelihan di area masjid. Setelah diterima panitia, hewan tersebut kemudian dipotong dan dagingnya dibagi ke seluruh warga. (San/Izus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here