Istimewa
Istimewa

GRESIK (PASMEDIA) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, merasa berang dan perlu angkat bicara terkait adanya pertunjukan tarian erotis di Gresik yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2016.

Sebelumnya, sejumlah eleman masyarakat Gresik geram melihat melalui medsos adanya tarian erotis dalam konser musik di Stadion Gelora Joko Samudro (GJS) yang digelar oleh komunitas motor Yamaha Vixion Club Indonesia (YVCI) Gresik. Sabtu (22/10) malam.

Dalam hal ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, melalui KH Mansoer Sidiq, mengecam keras kegiatan tersebut, karena bertentangan dengan norma-norma agama. Pertunjukan atau kegiatan itu sangat tidak dibenarkan untuk diselenggarakan. Apalagi dipertontonkan ditempat terbuka yang bisa disaksikan oleh khalayak umum.

“Padahal selama ini, hiburan malam yang dapat menimbulkan perbuatan maksiat. Telah dilarang oleh Pemkab Gresik, dengan menerbitkan Perda Anti Kemaksiatan. Bahkan, tempat karaoke saja ditutup oleh Pemkab Gresik,” Kata KH Mansoer Sidiq, Ketua MUI Kabupaten Gresik. Senin (24/10).

Ia mengatakan, secara etika, tarian yang rame di medsos itu sangat mencederai warga Gresik. Sebab, Gresik dikenal sebagai Kota Wali dan Kota Santri. Disini Instansi penegakan Perda, harus bener-benar tegas dan melaksana tugas dan fungsinya.

“Siapa panitianya, di mana kantornya dan siapa yang memberikan izinnya. Dan pemberian izin kegiatan harus diperketat. Harus ada koridor-koridor yang jelas sehingga tidak terulang kembali hal serupa, dikemudian hari,” terangnya.

Sementara, Siswanto Aprilianto, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Gresik, mengakui, pihaknya memang tidak diberi penjelasan secara rinci tentang acara yang diadakan oleh YVCI dihalaman Stadion Gelora Joko Samudro (GJS).

“Permohonan izinnya ya izin acara ulang tahun komunitas motor. Kemudian ada hiburannya. Hanya itu saja yang disampaikan panitia kepada kami,” katanya.

Atas keluhan dan desakan masyarakat, Hari ini tadi, pihak Disbudparpora Gresik memanggil panitia penyelenggara untuk menjelaskan semuanya. Srlain itu pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan memberi sanksi kepada panitia.. (ren/war).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here