Rumah prisma garam

Lamongan, Pasmedia – Pemanfaatan teknologi rumah prisma dalam pembuatan garam, nampaknya sangat efektif meningkatkan produktas pertanian garam. Dalam setahun, hasilnya meningkat 3 sampai 4 kali lipat. Selain itu, kualitas garam yang dihasilkan jadi lebih baik dibandingkan dengan lahan tambak garam pada umumnya.

Menurut Wakil dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Unibraw Dr. Ir. Guntur MS menyebutkan rumah garam prisma atau sistem  prisma garam mampu mengeliminasi kotoran dan debu yang menempel di kristal garam sehingga garam lebih terjamin kebersihannya.

“ Di sisi lain produksi garam  bisa meningkatkan hingga 3-4 kali lipat dalam setahun  karena memanfaatkan iklim laut dalam proses evaporasi garam,” ujarnya.

Dijelaskannya, sistem prisma garam adalah modifikasi dari sistem greenhouse untuk kepentingan evaporasi air laut menjadi kristal garam dengan memanfaatkan angin dan humiditas udara.

Bahan plastik untuk membangun rumah prisma, juga didesain khusus menggunakan plastik geomembrane.

 “ Itu untuk kepentingan evaporasi garam. Sehingga mampu menangkap panas udara secara maksimal untuk mempercepat proses evaporasi” terangnya,

Di Kabupaten Lamongan, Teknologi rumah prisma sudah diujicoba dan diterapkan oleh salah satu petani garam di Desa Sedayu lawas, Kecamatan Brodong.

Itu dilakukan dengan menggandeng PT Kencana Tiara Gemilang Di lahan atau rumah garam prisma milik Aripin Jami’an  sudah dilakukan semenjak tahun 2016.

“Dengan sistem ini, membuat garam menjadi sangat bersih serta  rasa gurih alami yang tidak bisa kita dapatkan dari garam yang melalui proses cuci dan giling biasa,” pungkasnya. (fd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here