Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Anton Setiadji, saat memberikan keterangan pers. (ary)
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Anton Setiadji, saat memberikan keterangan pers. (ary)

KEDIRI (PASMEDIA) – Program inovasi e-Tilang karya Polres Kediri yang rencananya akan diterapkan Polri di seluruh Polda dan Polres, Selasa (1/11) diresmikan oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anton Setiadji.

Selain meresmikan program unggulan itu, Kapolda Jatim meninjau gedung baru layanan publik berbasis IT, yang terdiri dari ruangan warga melaporkan kasus atau menyampaikan kritik dan saran, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), ruang layanan pengaduan polisi nakal (Yanduan Propam), ruang layanan pembuatan SIM dan BPKB, pembuatan SKCK dan pendaftaran Satpam, ruang Inafis, dan beberapa layanan lainnya dengan fasilitas secara online.

Salah satu ruangan yang menarik saat ditinjau Kapolda Jatim, adalah Communication Command Centre, sebagai pusat kendali komunikasi untuk memantau titik rawan kecelakaan dan kejahatan di Kabupaten Kediri. Terlihat, terdapat 9 layar 42 inchi, sebagai perekam visual CCTV, yang tertempel di dinding ruangan.

Setelah meninjau fasilitas yang ada di Polres Kediri. Irjen Pol Anton Setiadji, mengapresiasi program unggulan elektronik tilang (e-Tilang) yang sudah diluncurkan dan disimulasikan sebelumnya.

“Saya ucapkan terima kasih dan mengapresiasi Kapolres Kediri. Karena, program ini berkaitan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya kepada awak media.

Inovasi program e-Tilang merupakan aplikasi yang terkoneksi internet langsung pada ponsel atau smartphone berbasis android yang bisa didownload melalui Google Playstore.

Pada fitur aplikasi e-Tilang, terdapat fitur yang memudahkan warga yang melanggar dapat membayar denda secara langsung di tempat melalui ponselnya yang sudah online ke bank yang digandeng Polres Kediri.

Selain itu, pelaku pelanggaran juga tidak perlu khawatir terkait besaran denda, jika melebihi dari nominal denda pasal yang dikenakan, uang juga dikembalikan kemudian secara online.

Sebelumnya Korlantas Mabes Polri juga meninjau Polres Kediri lantaran tertarik dengan program aplikasi e-Tilang yang sudah direncanakan pada tahap awal akan direalisasikan di 16 Polda dan 64 Polres di Indonesia. (ary/war).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here