Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian santri yang hilang di sungai Bemgawan Solo. (war)
Tim SAR Gabungan saat melakukan pencarian santri yang hilang di sungai Bemgawan Solo. (war)

LAMONGAN (PASMEDIA) – Petugas Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan proses pencarian 7 orang santri Pondok Pesantren Langitan, Kecamatan Widang, Tuban, yang tenggelam di sungai bengawan solo. Sabtu (08/10).

Sebelumnya pencarian pasca kejadian pada Jumat (07/10) dihentikan karena sudah malam yang minim penerangan, sehingga kondisi tidak memungkinkan dilanjutkan.

“Sejak pukul 06.30 tadi pencarian kembali dilanjutkan, di sekitar titik lokasi kejadian dan penghadangan di lokasi pintu air Babat Barage, sedangkan yang lain melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai,” Kata Suprapto, Kepala BPBD Kabupaten Lamongan, saat memantau presos pencarian korban tenggelam di lokasi kejadian.

Suprapto menjelaskan, Tim SAR Gabungan yang turut dalam pencarian 7 orang santri Pondok Pesantren Langitan, korban tenggelam yang kini belum ditemukan, terdiri dari Tim Basarnas Jatim, BPBD Lamongan, BPBD Tuban, BPBD Gresik, TNI/Polri, serta MDMC.

“Saat ini untuk proses pencarian diambil alih oleh Basarnas, fokus pencarian ada tiga titik lokasi,” Terangnya.

Sementara, hingga saat ini proses pencarian masih belum menemukan ke 7 orang santri Langitan yang menjadi korban ternggelam akibat perahu yang mereka tumpangi saat hendak menyeberang menuju ke pasar Babat, Lamongan.

“Proses pencarian mengalami kendala karena kondisi air keruh dan arusnya deras, ditambah lagi cuaca saat ini hujan deras. Sehingga kesulitan untuk pencarian korban,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here