Hery kis, didampingi pemain Persela

Lamongan, Pasmedia
Kekalahan dari Bhayangkara FC sangat mengecewakan bagi kubu Persela Lamongan. Berharap mengamankan poin penuh, Persela di sikat tim tamu dengan skore 3-1, pada Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Senin (17/7).

” Kita harus terima (kekalahan) ini, atlit harus terima kekalahan untuk bangkit.” ujar pelatih Persela, Hery Kiswanto, memotivasi usai laga berakhir.

Dalam evaluasinya, pelatih yang akrab dipanggil Herkis ini menilai, pemain Persela terburu-buru dalam permainan. Sehingga membuat beberapa kesempatan terlepas.

” Tadi memang kita kurang, terutama banyak kesalahan passing. Saya akui kita harus belajar,” ulasnya.

Beberapa pemain Persela, bahkan tidak dalam performa terbaik saat menjamu Bhayangkara. Choelho, yang banyak menuai kritik karena permainannya tidak memuaskan dimainkan full time, meski performanya kurang memuaskan.

” Dicadangan pemain tidak ada,” tambahnya.

Atas kekalahan ini Persela tidak bisa mempersembahkan kemenangan, sebagai kado pada ulang tahun Bupati Lamongan, Fadeli ke-62, sehari sebelum laga (16/7).

Bahkan, coach Herkis mengaku, baru mengetahui Bupati yang juga ayah kandung dari pilik persela, debby Kurniawan, berulang tahun usai laga selesai.
” Saya tahunya baru selesai ini, saya ucapkan selamat,” ujarnya.

Atas hasil ini, Persela kini masih tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 10 poin dari 15 kali berlaga. (sf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here